![]() |
PROVINSI GORONTALO |
MASJID BAITURRAHIM
Di Gorontalo ada masjid tua. Masjid Baiturrahim namanya.
Didirikan pada tahun 1728, yaitu pada zaman kerajaan Botutihe. Masjid ini telah
direnovasi pada tahun 1998 dan diresmikan oleh B.J. Habibie saat ini menjabat
sebagai Presiden Republik Indonesia. Masjid ini merupakan sarana ibadah bagi
umat muslim Kota Gorontalo. Bangunan masjid dilengkapi dengan sarana
perpustakaan dan juga digunakan untuk kegiatan pengajiaan Al-Quran, diskusi
agama dan kegiatan sosial. Letaknya di pusat Kota Gorontalo. Masjid ini merupakan
symbol kuatnya pengaruh agama Islam terhadap masyarakat Gorontalo.
MASJID HUNTO
![]() |
Masjid Hunto |
Selain Masjid Baiturrahim, Gorontalo juga memiliki rumah
ibadah muslim yang lebih tua lagi. Bahkan, termasuk salah satu masjid tertua di
Gorontalo. Umurnya sekitar 300 tahun. Letaknya di pusat kota, tepatnya di
Kelurahan Siendeng. Di sini terdapat sebuah sumur dan beduk yang usianya sama
dengan umur masjid ini.
MENARA KEAGUNGAN
![]() |
Menara Keagungan |
Kalau mau melihat duplikat menara Eifel di Perancis,
datanglah ke Gorontalo. Berlokasi di Jalan Raya Pusat Limboto, bangunan ini
menjulang dengan ketinggian 65 m. Obyek wisata ini merupakan menara kebanggaan
masyarakat Kabupaten Gorontalo. Fasilitasnya modern dan representatif. Ada
lift, restoran, dan auditorium. Live music semakin melengkapi daya tariknya.
Dari puncak menara kita dapat memandang ke empat penjuru mata angina. Untuk
mencapai puncak menara, tersedia dua buah lift. Lift pertama dari lantai satu
sampai lantai tiga. Lift kedua dapat mengantar pengunjung dari lantai tiga
sampai lantai enam.
PENTADIO RESORT
![]() |
Pedadio Resort |
Lokasi Pentadio Resort terletak di Kecamatan Telaga Biru,
Desa Pentadio, lebih kurang 6 Km dari ibukota Kabupaten Gorontalo. Atau lebih
kurang 16 Km dari pusat Kota Gorontalo. Lokasi pemandian bisa dicapai dengan
kendaraan roda empat. Fasilitas yang ada antara lain: spa, sauna, mandi celup,
cottage, kolam renang, sepeda air, areal memancing, restoran, kafe, pondok
lesehan, souvenir, dan mushola. Mereka yang selesai bermain, olahraga golf
misalnya sering mampir di tempat ini.
BENTENG OTANAHA
![]() |
Benteng Otanaha |
Benteng ini merupakan tempat perlindungan dan pertahanan
raja-raja di Gorontalo ketika melawan penjajah Belanda. Benteng ini unik.
Mungkin orang tak pecaya, kalau bangunannya terbuat dari campuran pasir, kapur,
dan putih telur Burung Maleo. Karena letaknya yang berada di puncak bukit, dari
benteng ini dapat dilihat pemandangan DAnau Limboto. Benteng yang diberi nama
Otanaha ini terletak di Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat. Jaraknya 8 km
dari pusat Kota Gorontalo. Selain Benteng Otanaha juga terdapat dua benteng
lainnya di lokasi yang sama yaitu Benteng Otahiya dan Benteng Ulupahu. Sama
dengan Benteng Otanaha, Kedua benteng inipun berada du puncak bukit. Untuk
mencapai ketiga benteng tersebut pengunjung harus bekerja keras. Meniti sebuah
tangga dengan 345 anak tangga. Ada juga jalan alternative untuk mencapai puncak
bukit ini.
LOMBONGO
![]() |
Air Terjun Lombongo |
Objek Wisata ini berada di Desa Lombongo Kecamatan Suwawa.
Lokasinya termasuk di dalam kawasan Hutan Lindung TAman Nasional Botani Nani
Wartabone. Taman Nasional ini memiliki air terjun yang juga diberi nama air
Terjun Lombongo. Letaknya sekitar 3 km dari pintu masuk objek wisata Lombongo.
Di objek wisata ini pengujung memang dimanja. Mereka dapat melakukan jogging,
mandi di sungai, bersantai dan istirahat sambil menikmati pemandangan alam.
Salah satu bagian dari fasilitas yang sementara dikembangkan, yakni gedung
serbaguna, gedung hiburan (bar), restoran, warung makan, cottage, kios,
panggung kesenian, kamar ganti, dan tempat parker kendaraan.
![]() |
Pemandian Air Panas Lombongo |
Taman Laut Olele
![]() |
Pantai Olele |
Sekitar 20 km dari pusat Kota Gorontalo, di desa Oluhuta
kecamatan Bonepantai, terdapat Goa Jin. Di goa ini tersimpan beragam ikan hias,
biota lainnya, dan terumbu karang. Pengunjung dapat berkemah dan menyelam di
objek wisata yang bernama TAman Laut Olele ini. Gorontalo menempatkan taman ini
sebagai salah satu paket perjalanan tujuan wisata Indonesia Timur. Tempat ini
pertama ditemukan Ir.Hj. Fadel Muhammad, Gubernur Gorontalo.
![]() |
Taman Laut Olele |
Keberhasilan dalam bidang KEpariwisataan dicerminkan dengan
semakin meningkatnya arus kunjungan wisatawan manca Negara (wisman) dan
wisatawan nusantara (wisnu). Pada tahun 2004 jumlah kunjungan wisatawan, baik
wisman maupun wisnu tercatat 43.610 orang yang terdiri atas 551 orang wisman
dan 43.059 orang wisnu.
Provinsi Gorontalo mempunyai potensi pariwisata di seluruh
kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo yakni: Kota Gorontalo berupa Patung
Pejuang Kemerdekaan RI asal Gorontalo Hj. Nani Wartabone, Tapak Kaki dan Kolam
Renang Lahilote, Rumah adat Bandayo Poboide, Pantai Indah, Tangga Dua Ribu,
Benteng Otanaha, Mesjid Hunto (Sultai Amai). Kabupaten Gorontalo berupa Menara
Limboto, Lapangan Golf Yosonegoro, Pentadio Resort, Cagar Budaya Benteng
Orange, Cagar Alam Hutan dan Air Terjun Nantu dan Tanggale, Istana Jin, Goa
Ular, Museum dan Pendaratan Pesawat Ampibi Catalina, Taman Safari Bongohulawa.
Kabupaten Boalemo berupa Pantai Boalemo Indah, Pantai
Managgu, Pantai Mohupombi, Pulau Asiangi, Air Terjun Ayuhulalo dan Taman
Polohungo.
Kabupaten Bone Bolango berupa fasilitas Pemandian dan air Terjun
Lombongo dan Taludaa, Objek Wisata Danau Perintis dan Uabanga, Taman Laut
Olele, Makan Pahlawan Nasional Hj. Nani Wartabone, Makan Raja Atingola (Waruga)
dan Hubulo.
Kabupaten Pohuwato berupa Mesjid Keramat, Pantai Nyiur Indah
Popayato. Cagar Alam Panua, Pantai Bumbulan Indah, Objek Wisata Pulau Bitila
dan Lahe, Serta Perkampungan Suku Bajo.
Sumber : Dinas Pariwisata Provisinsi Gorontalo
No comments:
Post a Comment