Social Icons

Pages

Featured Posts

Friday, September 5, 2014

OBJEK WISATA KALIMANTAN SELATAN



Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi dengan ibukotanya Banjarmasin, dan mempunyai banyak sekali obyek wisata antara lain Wisata Alam, Wisata Sejarah, Wisata Budaya, Wisata Minat Khusus, Wisata Kuliner, Wisata Olah Raga, Wisata Belanja , dari sekian banyak Obyek wisata Kalimantan Selatan

Air Terjun Bajuin


AIR TERJUN BAJUIN
Lokasinya … km dari Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. Dari Banjarmasin ke Kota Pelaihari selanjutnya ke poros jalan menuju Batulicin & Kotabaru (disepanjang jalan ini akan dilewati objek wisata Pantai Swarangan, Pantai Pagatan, Sungai Kusan dll).
Kiri kanan jalan menuju air terjun banyak terdapat perbukitan besar mirip gunung. Warnanya yang hijau keliatan cantik berpadu dengan menguningnya persawahan disekitarnya.
Tepat sebelum masuk kawasan Air Terjun Bajuin, ada simpang 2.Kalo ke kiri Air Terjun Bajuin & kalo ke kanan menuju Wisata Alam Goa Marmer
Dalam perjalanan menuju air terjun ditemukan bebatuan besar , tempat bagus untuk melihat  pemandangan bukit-bukit lain yang menghijau.Kayaknya bikin villa disini seru juga.
Batu ini seakan-akan jatuh dari langit.Memisah sendiri dr batu raksasa dibawahnya.
Dikawasan ini ditemukan 3 buah air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda. Air terjun yang paling tinggi lebih bagus dari pd air terjun dibawahnya.Untuk menuju air terjun tertinggi perlu pengalaman tracking .
Air terjun tingkat pertama. Airnya sangat jernih & adem. Banyak batu-batu besar berserakan menambah pesona alam sekitarnya.
Di kawasan ini juga terdapat Telaga Alam Batuah.Letaknya sangat dekat dengan area parkir mobil. Jadi bagi mereka yang ogah mendaki keatas, bisa mandi atau sekedar foto-foto di telaga ini.Disini banyak batu-batu besar yang dialiri air sungai yang jernih.

Wednesday, November 6, 2013

OBJEK WISATA KALIMANTAN UTARA



Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda di Indonesia, atau ditetapkan sebagai provinsi ke-34 oleh DPR RI pada tanggal 25 Oktober 2012 berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2012. Kalimantan Utara memiliki lima wilayah administrasi, yaitu satu kota dan empat kabupaten, namun belum menentukan ibu kota provinsinya. Provinsi Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan negara bagian Sabah dan Sarawak, Malaysia Timur. Wilayah Kalimantan Utara meliputi Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tana Tidung. Kalimantan Utara memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Anda dapat menikmati wisata alam pegunungan, sungai, hutan lindung, dan air terjun. Provinsi Kalimantan Utara juga memiliki wisata pantai yang airnya jernih dengan pemandangan yang indah. Serta terdapat wisata pertanian, seperti coklat dan lada yang dapat anda nikmati bersama segarnya udara pegunungan. Selain itu anda juga dapat menikmati wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata religi disana.

Hutan Lindung Sungai Sesayap di Kabupaten Tana Tidung

 Wisata alam disini dapat dinikmati dengan melayari sungai Sesayap menggunakan perahu. Keindahan pemandangan dan pepohonan yang tumbuh subur dapat dinikmati disepanjang sungai. Hutan lindung ini merupakan tempat berlindung dan berteduhnya berbagai hewan dilindungi seperti kera, burung dan hewan lainnya. Hewan-hewan ini berlindung pada Pohon Perengat. Pohon Perengat memiliki buah yang dimanfaatkan untuk asam. Pemandangan lain yang sangat menarik adalah ketika para nelayan yang sedang menangkap ikan dan menjala udang di sepanjang Sungai Sesayap. Sungai Sesayap terkenal sebagai daerah penghasil udang.

Obyek Wisata Gunung Putih di Kabupaten Bulungan
 
Gunung Putih Kabupaten Bulungan
Gunung ini merupakan gunung kapur berwarna putih. Memiliki keindahan alami dengan relief-relief bak pahatan seorang seniman. Gunung Putih memiliki panorama yang indah. Kita dapat menikmati pemandangannya yang menakjubkan dengan memanjat relief-relief itu sampai ke puncak. Namun jika tidak suka dengan panjat tebing, kita bisa naik dengan anak tangga yang tersedia. Pemandangan alam di puncak Gunung Putih sangat eksotis. Di gunung ini terdapat goa burung. Konon katanya masyarakat sekitar meyakini bahwa goa ini merupakan tempat tafakur/menenangkan diri Sultan Bulungan. Di Gunung Putih disajikan kesenian daerah di rumah panggung yang ada di lokasi.

 Obyek Wisata Alam Gunung Rian di Kabupaten Tana Tidung
 
Air Terjun Rian
Gunung Rian berada di Desa Safari Rian, Kecamatan Sasayap. Gunung Rian adalah hutan lindung yang sangat luas. Di tempat ini terdapat air terjun yang tinggi dan jernih. Gunung Rian memiliki potensi sebagai daerah tujuan wisata bagi masyarakat di Indonesia. Di gunung ini terdapat Air Terjun Rian. Asal mula nama Air Terjun Rian adalah karena lokasinya yang berasa di kampung Rian, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tanah Tidung. Air terjun ini jatuh dari bebatuan terjal dan suram. Gunung ini terdiri dari tujuh tingkatan. Tetapi hanya tingkat satu dan dua saja yang sering diramaikan oleh wisatawan.

Saturday, August 17, 2013

OBJEK WISATA KALIMANTAN TENGAN

Kalimantan Tengah adalah salah satu provinsi dengan ibukotanya Palangka Raya , dan mempunyai banyak sekali obyek wisata antara lain Wisata Alam, Wisata Sejarah, Wisata Budaya, Wisata Minat Khusus, Wisata Kuliner, Wisata Olah Raga, Wisata Belanja , dari sekian banyak Obyek wisata Kalimantan Timur  yang sangat terkenal yaitu Wisata Minat Khusus Taman Nasional Tanjung Puting di camp Leakey untuk mengamati orang utan.


TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING


Taman Nasional Tanjung Puting
Taman Nasional Tanjung Puting merupakan lokasi pusat rehabilitasi orangutan (Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, Camp Leakey) serta pengamatan flora dan fauna khususnya Bakatan (Natai Lengkuas,Sungai Buluh dan Danau Burung).
Taman Nasional Tanjung Puting merupakan lokasi pertama di Indonesia sebagai pusat rehabilitasi orangutan. Terdapat tiga buah lokasi untuk rehabilitasi orangutan yaitu di Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey.
Orangutan Kalimantan mempunyai bulu kemerah-merahan gelap dan tidak memiliki ekor. Sejalan dengan pertumbuhan usianya, jantan dewasa mengembangkan pipinya hingga membentuk bantalan. Semakin tua, bantalan pipinya semakin besar sehingga wajahnya terkesan seram.
Taman Nasional Tanjung Puting memiliki beberapa tipe ekosistem yang terdiri dari hutan hujan tropika dataran rendah, hutan tanah kering, hutan rawa air tawar, hutan mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.
Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting ini didominir oleh tumbuhan hutan dataran rendah seperti jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), meranti (Shorea sp.), keruing (Dipterocarpus sp.), dan rotan.
Jenis satwa langka endemik dan dilindungi yang terdapat di hutan Taman Nasional Tanjung Puting antara lain orangutan (Pongo satyrus), bekantan (Nasalis larvatus), lutung merah (Presbytis rubicunda rubida), beruang (Helarctos malayanus euryspilus), kancil (Tragulus javanicus klossi), macan dahan (Neofelis nebulosa), dan kucing hutan (Prionailurus bengalensis borneoensis
Taman Nasional Tanjung Puting ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfir pada tahun 1977 dan merupakan Sister Park dengan negara Malaysia

Orang Utan
Tanjung Harapan. Merupakan stasiun pertama dalam proses rehabilitasi orangutan. Lokasi ini berada di hutan sekunder dan hutan rawa yang dilengkapi dengan wisma tamu, pusat informasi dan jalan trail.
Pondok Tanggui. Orangutan tersebut tetap diamati secara tertutup dan dihindari kontak dengan manusia.
Camp Leakey. Didirikan pada tahun 1971, berada di hutan primer dan merupakan tempat dari beberapa orangutan yang setengah liar sampai liar dan dari yang baru dilahirkan sampai usia tiga tahun (raja tua).
Natai Lengkuas. Stasiun penelitian bekantan dan pengamatan satwa lainnya melalui sungai.
Sungai Buluh dan Danau Burung. Pengamatan satwa burung terutama burung migran.
Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Kompetisi Tradisional Rowing pada bulan Mei di Pangkalan Bun
Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d September setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi: Dari Pangkalan Bun (plane) dengan kendaraan darat ke Kumai sekitar 20 menit (8 km). Selanjutnya dari Kumai ke Tanjung Harapan menggunakan klotok selama 1,5-2 jam, atau Kumai – Natai Lengkuas selama 4 – 5 jam. Menggunakan perahu cepat dari Kumai – Tanjung Harapan selama 0,5 – 1 jam, dari Kumai – Camp Leakey selama 1,5 – 2 jam, dan dari Kumai ke Natai Lengkuas selama 1,5 – 2 jam.

Wednesday, August 14, 2013

OBJEK WISATA KALIMANTAN TIMUR

Provinsi Kalimantan Timur Pulau Kalimantan bagian ujung timur yang berbatasan dengan Malaysia, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sulawesi. Luas total Kaltim adalah 245.238 km², Ibukotanya adalah Samarinda.berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur. Di sebelah barat, utara dan selatan, Kaltim berbatasan langsung dengan Malaysia, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Titik tertinggi di Kaltim adalah Liangpran dengan ketinggian mencapai 2.240 meter dari permukaan laut, Kalimantan Timur memiliki kekayaan flora dan fauna. Di Kalimantan Timur kira-kira tumbuh sekitar 1000-189.000 jenis tumbuhan, dengan visi wisata terwujudnya kalimantan timur sebagai daerah tujuan wisata minat khusus yang berbasis alam dan budaya menuju kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan.


KAWASAN WISATA BUKIT BANGKIRAI

Pintu Gerbang Kawasan Wisata Bukit Bangkirai
Kawasan wisata alam Bukit Bangkirai merupakan hutan alam yang dekat dengan kota  dan berfungsi sebagai monumen hutan hujan tropis di Kalimantan Timur. Hutan hujan tropis ini didominasi tumsuh-tumbuhan dari famili Dipterocarpaceae.seluas 1500 Ha
Bukit Bangkirai berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun lebih dekat bila ditempuh dari kota Balikpapan. Sebuah kawasan wisata hutan alam ini menjadi salah satu tempat observasi yang banyak dikunjungi oleh wisman maupun wisatawan lokal. Masuk ke kawasan Bukit Bangkirai ini dikenakan biaya sebesar Rp 2000 untuk dewasa, Rp 1000 untuk anak-anak, dan Rp 4000 untuk parkir mobil.
semakin masuk ke kawasan ini anda akan menjumpai “Canopy Bridge”. Berupa jembatan setinggi 30 M yang terbentang dari pohon Bangkirai yang satu ke pohon Bangkirai yang lain. Disini andrenalin anda akan ditantang dan untuk menaiki jembatan ini, dikenakan biaya sebesar Rp 15.000 per orang. Areal ini juga dilengkapi “green house” untuk berbagai jenis anggrek, dan area Outbond. Adapun fasilitas di kawasan Wisata Alam Bukit Bangkirai :
Canopy Bridge
Canopy Bridge
 a. Canopy Bridge
b. Rumah Besar Lamin
c. Pondok Penginapan (Cottage)
d. Jalan Setapak (Trek)
e. Koleksi Anggrek dan Kebun Buah-buahan Hutan
f.  Area Perkemahan
g.  Program Adopsi Pohon dan Tanaman Memorial
h. Pelatihan Outbond.

OBJEK WISATA KALIMANTAN BARAT

Daerah Kalimantan Barat termasuk salah satu daerah yang dapat dijuluki provinsi "Seribu Sungai". Julukan ini selaras dengan kondisi geografis yang mempunyai ratusan sungai besar dan kecil yang diantaranya dapat dan sering dilayari. Beberapa sungai besar sampai saat ini masih merupakan urat nadi dan jalur utama untuk angkutan daerah pedalaman, walaupun prasarana jalan darat telah dapat menjangkau sebagian besar kecamatan, Kalimantan Barat merupakan pulau yang dilalui garis khatulistiwa dan merupakan daerah hujan tropis yang beraneka ragam flora dan fauna.  


EQUATOR MONUMENT / TUGU KHATULISTIWA

EQUATOR MONUMENT
 Monumen ini menunjukkan bahwa Kota Pontianak adalah lewat khatulistiwa 00 lintang. Monumen ini saat pertama dibangun pada tahun 1928 oleh Tim Ekspedisi Astronomical dari Belanda. Dan tahun 1938, itu dibangun kembali dengan beberapa perbaikan dengan Opzicter Silaban, seorang arsitek. Pada tahun 1990 monumen ini telah dibangun kembali untuk kedua kalinya dengan menduplikasi dalam ukuran yang lebih besar. Ukuran adalah lima kali lebih besar daripada yang asli dan tujuannya untuk melindungi patung aslinya.
Monumen ini terdiri dari empat tiang, sketsa dunia dengan bangunan arrow.This telah terakreditasi pada tanggal, 21 1991.Every 21-23 Maret dan September 21-23, pada tengah hari, matahari melewati garis khatulistiwa atau puncak tersebut; Oleh karena itu, itu membuat bayangan monumen yang didirikan dan setiap lain hal di sekitar patung menghilang, kata lain monumen dan hal-hal lain dalam posisi tanpa bayangan. Monumen ini terletak di Batulayang Kecamatan, Kabupaten Pontianak Utara, jarak dari pusat kota kurang lebih 5 km. dapat ditempuh dengan angkutan darat seperti dengan mobil atau transportasi air melalui sungai Kapuas seperti dengan perahu motor atau speedboat.
Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Tugu Khatulistiwa merupakan ikon Kota Pontianak dan selalu dikunjungi masyarakat, terutama wisatawan yang datang ke Kota Pontianak.
Adapun sejarah mengenai pembangunan Tugu ini dapat dibaca pada catatan yang terdapat di dalam gedung. Dalam catatan tersebut disebut bahwa pada bulan Maret 1928 telah datang rombongan expedisi internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak equator di kota Pontianak. Adapun bentuk dari tugu ini telah mengalami perubahan sebanyak 4 (empat) kali yaitu :